Ta’awun
Kata ta’awun itu berasal dari bahasa Arab, yang
artinya kurang lebih adalah tolong menolong atau sikap tolong menolong antar
sesame manusia. Yang lebih kuat mengulurkan tangannya untuk mereka yang lemah,
yang berkecukupan membantu mereka yang berkekurangan, dan yang longgar membantu
mereka yang sempit. Itulah gambaran sikap ta’awun. Kesadaran ber-ta’awun bila
dimiliki oleh setiap individu, maka akan banyak masalah social yang akan bisa
diatasi karena ta’awun bisa menguatkan yang lemah, bisa memudahkan mereka yang
kesulitan, meringankan mereka yang merasa berat, dan melepaskan mereka yang
sedang terbelenggu.
Kemudian, ta’awun yang seperti apa yang harus kita
lakukan? Yang jelas, ta’awun atau tolong menolong yang sesuai dengan Al-Qur’an,
yaitu QS AL-Maidah ayat 2. Artinya: “…dan tolong menolonglah kamu dalam
mengerjakan kebajikan dan takwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa
dan permusuhan…” (QS Al-Maidah [5]: 2). Di penggalan ayat tersebut, kata
ta’awun secara eksplisit muncul 2 kali. Yang pertama, kata ta’awun dipadu dengan dengan kata al-bir dan takwa. Jadi
ini jelas sekali, bahwa kita diperintahkan untuk berta’awun atau saling tolong
menolong dalam hal kebaikan baik secara, khususnya kebaikan-kebaikan yang bisa
meningkatkan ketakwaan. Yang kedua, kata ta’awun diawali dengan kata la yang artinya ‘jangan’ yang berarti
larangan dan kata itsmi dan udlwan yang artinya perbuatan maksiat
dan perbuatan yang melanggar agama. Jadi, jelas sekali di sini bahwa meski
tolong menolong itu sanagt baik, tetapi kita dilarang bekerjasama dalam hal
maksiyat dan melanggar agama.
Berpegang pada ini, saat ini Muhammadiyah
menggelorakan semangat ber-ta’awun. Terbentuknya LazisMu, terbentuknya M3C,
terselenggaranya baksos secara berkala adalah salah satu bentuk upaya untuk membumikan
semangat gotong royong dan kebiasaan membantu pihak lain yang merupakan anjuran
Al-Qur’an.
Terkait dengan itu, maka pada bulan Ramadhan
1442H/2021M banyak Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) di Kabupaten Malang yang
mengadakan kegiatan bakti social dalam bentuk pemberian bantuan kepada warga
yang berkekurangan. PCA Dampit adalah salah satunya. Bekerjasama dengan
LazisMu, PCA ini pada tanggal 9 Mei 2021 mengadakan Bakti Sosial dengan
menyalurkan bantuan kepada 9 warga dusun Rembun yang rumahnya terdampak gempa.
Selain itu, kegiatan ini juga menyalurkan ratusan paket sembako kepada warga desa
Bumirejo Kecamatan Dampit. Kegiatan ini dihadiri beberapa Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah
Kabupaten Malang.
Ratusan paket sembako yang siap disalurkan untuk warga desa Bumirejo
Salah satu warga desa Rembun yang rumahnya terdampak gempa
Malang,
27 Ramadhan 1442H/9 Mei 2021



Tidak ada komentar:
Posting Komentar