Rabu, 12 Mei 2021

TA'AWUN

 

Ta’awun

Kata ta’awun itu berasal dari bahasa Arab, yang artinya kurang lebih adalah tolong menolong atau sikap tolong menolong antar sesame manusia. Yang lebih kuat mengulurkan tangannya untuk mereka yang lemah, yang berkecukupan membantu mereka yang berkekurangan, dan yang longgar membantu mereka yang sempit. Itulah gambaran sikap ta’awun. Kesadaran ber-ta’awun bila dimiliki oleh setiap individu, maka akan banyak masalah social yang akan bisa diatasi karena ta’awun bisa menguatkan yang lemah, bisa memudahkan mereka yang kesulitan, meringankan mereka yang merasa berat, dan melepaskan mereka yang sedang terbelenggu.

Kemudian, ta’awun yang seperti apa yang harus kita lakukan? Yang jelas, ta’awun atau tolong menolong yang sesuai dengan Al-Qur’an, yaitu QS AL-Maidah ayat 2. Artinya: “…dan tolong menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan takwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan…” (QS Al-Maidah [5]: 2). Di penggalan ayat tersebut, kata ta’awun secara eksplisit muncul 2 kali. Yang pertama, kata ta’awun dipadu dengan dengan kata al-bir dan takwa. Jadi ini jelas sekali, bahwa kita diperintahkan untuk berta’awun atau saling tolong menolong dalam hal kebaikan baik secara, khususnya kebaikan-kebaikan yang bisa meningkatkan ketakwaan. Yang kedua, kata ta’awun diawali dengan kata la yang artinya ‘jangan’ yang berarti larangan dan kata itsmi dan udlwan yang artinya perbuatan maksiat dan perbuatan yang melanggar agama. Jadi, jelas sekali di sini bahwa meski tolong menolong itu sanagt baik, tetapi kita dilarang bekerjasama dalam hal maksiyat dan melanggar agama.

Berpegang pada ini, saat ini Muhammadiyah menggelorakan semangat ber-ta’awun. Terbentuknya LazisMu, terbentuknya M3C, terselenggaranya baksos secara berkala adalah salah satu bentuk upaya untuk membumikan semangat gotong royong dan kebiasaan membantu pihak lain yang merupakan anjuran Al-Qur’an.

Terkait dengan itu, maka pada bulan Ramadhan 1442H/2021M banyak Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) di Kabupaten Malang yang mengadakan kegiatan bakti social dalam bentuk pemberian bantuan kepada warga yang berkekurangan. PCA Dampit adalah salah satunya. Bekerjasama dengan LazisMu, PCA ini pada tanggal 9 Mei 2021 mengadakan Bakti Sosial dengan menyalurkan bantuan kepada 9 warga dusun Rembun yang rumahnya terdampak gempa. Selain itu, kegiatan ini juga menyalurkan ratusan paket sembako kepada warga desa Bumirejo Kecamatan Dampit. Kegiatan ini dihadiri beberapa Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Malang.

                          Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kabupaten Malang dalam acara Baksos di PCA Dampit


                    Ratusan paket sembako yang siap disalurkan untuk warga desa Bumirejo



                                Salah satu warga desa Rembun yang rumahnya terdampak gempa

 

Malang, 27 Ramadhan 1442H/9 Mei 2021

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mbakyu Anjarwati

  Mbakyu Anjarwati                  Mbakyu adalah sebutan bagi perempuan yang lebih tua atau karena dianggap lebih tua. Kakak kandung pe...